Hariyanto Wijoyo
|
120
komentar
Assalamualaikum, saat menjelang senja kala menyisir jalan poros Kabupaten Sidenreng Rappang - Kota Palopo atau lebih dikenal dengan singkatannya yakni Kabupaten Sidrap, nampak hamparan sawah yang luas, ada yang berwarna hijau dan ada pula kuning keemasan, serta ada pula yang usai dipanen. Di sepanjang jalan raya tepian sawah tersebut, nampak berjejer warung-warung yang menjajakan Nasu Palekko.
Nasu Palekko adalah salah satu kuliner khas suku Bugis yang terbuat dari Daging Bebek yang dipotong-potong kecil seperti dicincang, atau disebut Daging Bebek Cincang. Dimana dalam proses pembuatannya, daging bebek yang sudah disembelih dan dikuliti serta dicincang lalu dicuci bersih. Kemudian diberi cuka atau jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis-nya.
Adapun bumbu-nya terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, sereh , garam, bumbu rempah-rempah lainnya serta cuka,. Biasanya, cuka yang digunakan adalah cuka yang terbuat dari mangga muda.
Cuka dan bawang putih atau jeruk nipis biasanya digunakan juga untuk menghilangkan bau amis
pada daging. Kemudian bumbu tersebut di giling halus lalu dicampur potongan daging bebek sebelum dimasukkan kedalam penggorengan yang kemudian diaduk hingga matang untuk disajikan.
Nasu Palekko umumnya memiliki rasa yang cukup pedas dan bisa membuat merah telinga
serta mempunyai aroma tersendiri karena menggunakan minyak goreng yang berasal
dari lemak kulit bebek itu sendiri. Rasa pedas pada Nasu Palekko ini biasanya sudah tercium dari jarak jauh aromanya yang menyengat dan sungguh menggoda iman untuk menikmatinya.
Jika para sahabat-sahibit blogger sedunia mampir di warung-warung sepanjang deretan sawah di Kabupaten Sidrap yang berukuran dua kali enam meter, maka Nasu Palekko-nya akan disajikan dalam seporsi mangkok untuk satu orang, dihidangkan dengan buras, yaitu semacam lontong namun bentuknya persegi panjang. Harga seporsi Nasu Palekko saat ini adalah sepuluh ribu rupiah , dan harga buras-nya seribu rupiah perikat.
Selain menyajikan Nasu Palekko, warung-warung ini juga menyediakan menu lainnya, seperti mie instant, telor asin , kopi susu dan softdrink serta "Cinta" alias "Cindolo Dan Tape". Kalau dari Kota Palopo, maka warung-warung tersebut akan ditemui sebelum memasuki Ibu Kota Kabupaten Sidrap, dan jika menuju arah Kota Palopo, maka warung-warung tersebut akan ditemui setelah melalui Ibu Kota Sidrap. Sedangkan jarak tempuh kabupaten Sidrap, sekitar kurang lebih seratus tujuh puluh-an kilometer setelah dari Kota Makassar.
Dari puluhan warung yang ada, beberapa diantaranya ada yang buka dari pagi sampai sore saja, namun ternyata ada juga warung yang buka selama dua puluh empat jam. Dan kebanyakan dari warung-warung tersebut di jaga oleh gadis-gadis yang berusia muda. Entah apa sebabnya, saya juga tak tahu. Ketika saya menanyakan kepada gadis penjaga warung "apakah dia pemilik warung, sekaligus yang memasak nasu palekko-nya". Spontan sang gadis penjaga menjawab, "bahwa pemilik warung ini adalah tante-nya, dan tante-nya juga yang memasak nasu palekko.". Dia hanya kebagian tugas menjaga warung saja. Demikianlah, jadi harap maklum.
Gadis Penjaga Warung Melayani Pembeli Sambil Menerima Telepon Delivery Order Nasu Palekko
Dan konon kabarnya, Nasu Palekko ini adalah salah satu kuliner khas suku Bugis yang sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu. Pada
zaman dahulu Nasu Palekko ini dimasak
dengan menggunakan wadah Wajan Yang Terbuat Dari Tanah yang dalam bahasa Bugis disebut
"Palekko". Sedangkan "Nasu" artinya "Masak", jadi "Nasu Palekko" artinya di Masak Memakai Wajan Terbuat Dari Tanah". Seusai menyantap Nasu
Palekko, jangan lupa mencuci tangan hingga bersih dengan sabun agar bau khas bebek bisa
hilang dari tangan dan karena ada pepatah bijak yang mengatakan Clean Hands Save Lives.
Nasu Palekko ini sangat mudah ditemui di Kawasan Ajattapareng yang terdiri dari Kabupaten Sidrap, Kabupaten Pinrang dan Kota Pare-pare. Dan setelah membaca artikel ini ,bagaimana para sahabat-sahibit blogger sedunia , apakah berminat untuk mencicipi Nasu Palekko, kalau belum sempat jokka-jokka ke Kabupaten Sidrap, mungkin ada yang berminat mau mencoba membuat sendiri di rumah, berikut ini saya lampirkan resep dari Nasu Palekko.
- 1 ekor bebek, dicincang ukuran kecil (tentunya setelah sang bebek disembelih dulu dan dikuliti bulunya), lebih baik lagi kalau yang dipakai adalah Bebek Yang Masih Muda.
- 1 sendok makan merica
- 1 genggam cabe rawit (boleh ditambah kalau kurang pedas)
- 3 Lembar daun salam kering
- 1,5 liter air bersih
- Garam secukupnya
- 10 siung Bawang merah
- 10 siung bawang putih
- 2 butir jeruk nipis
- kunyit bubuk secukupnya
- Vetsin (bila perlu)
- Rempah-rempah secukupnya
- Cuka (bila perlu)
- Daging bebek setelah semua kulitnya dikuliti, kemudian dipotong kecil-kecil.
- Usahakan
membuang bagian ujung ekor-nya dekat anus yang mirip biji buah salak / kurma,
karena bisa membuat daging bebek menjadi tidak enak dan berbau amis
- Semua bumbu seperti bawang merah, merica, garam, cabai merah serta bumbu yang ada dihaluskan.
- Daging bebek kemudian dicampur dengan bumbu yang sudah halus selama lima belas menit.
- Daging bebek kemudian dilumuri dengan cuka atau jeruk nipis, ini berfungsi
sebagai penghilang bau amis juga sebagai pemberi rasa asam pada daging
bebek.
- Masukkan kulit bebek yang sudah dikuliti ke wajan tanpa minyak, hingga kulit tersebut matang maka minyak-nya akan keluar, kemudian masukkan daging bebek yang telah bercampur dengan bumbu.
- Masak selama kurang lebih tiga jam dengan kondisi wajan tertutup hingga minyak dalam wajan berkurang.
- Tiriskan dan hidangkan dengan buras atau nasi dalam keadaan panas, sungguh nikmat-nya..alhamdulillah.
Rahasia Kenikmatan Nasu Palekko Terletak Pada Minyak Yang Dipakai Memasak Daging Bebek Berasal Dari Lemak Kulit Bebek Itu Sendiri
Category
:
Celebes
,
INDONESIA RAYA
,
Kuliner
,
My Life
,
Nasu Palekko
,
Sulawesi Selatan
,
tour and travelling
,
Tour of Duty
,
Wisata Kuliner
Terlihat sangat menggugah selera! Cabe rawitnya 1 genggam, sudah kebayang nonjok pedasnya :)
kliatannya enak ya :9 saya suka bgt sama masakan yg pedes :)
walah sudah pakai merica masih pakai cabe rawit.. pasti kuping memerah.. huwah huwah,hehehe.. keren ni jadi ngeces sob
wah.. nasu palekko benar benar terlihat menggoda iman apalagi dengan rasanya yang pedas (rasa yang kusukai).
Nasu Palekko salah satu khas kuliner daerah, semoga tetap terus dapat dipromosi dan dikembangkan sebagai ikon wisata. nice share Sobat, salam.
hehe kalau melihat kehidupan bang hari kayaknya menyenangkan sekali ya....
wahh ,,, jadi laper nih, kepengen makan hehe :) ...
pengen nyoba tuh masakan...
saya suka dengan kuliner bugis.... tapi tidka pernah coba nasu palekko ini... apakah di jakarta ada yang restauran yang menyediaknnya ya? coba deh saya tanya teman saya juga... kelihatannya enak...
pasti enak tuh rasa pedasnya di lidah
kalo di jember ada juga bang, hampir mirip tapi daging bebeknya nggak dicincang
pedasnya top markotop juga bang
Wah mang betul betul mengoda iman, Kapan saya akan mampir kesana
lihat hidangan malem-malem ginih, perut jadinya keroncongan. Kang
salam
jadi laper ane OM heheh
Pas nieh Gan,lagi laper ,pagi-pagi dapat hidangan NAsu Palekko,wuih mantap.
Makasar memang punya banyak tradisi,nice share,thanks.
enak"kang . . .pagi"liat gituan jadi semangat lagi
Sepertinya enak banget nih nasu palekkonya, kalau jalan2 ke Sidenreng Rappang, mungkin ane bisa mencicipinya
tapi kok murah ya pak? biasanya kan daging bebek itu mahal, iya kan? trus saya salut saya bapak nih, karena ternyata di bidang kuliner pun bapak menguasainya bahkan tau sejarahnya. :)
whahah pagi pagi liat kengilerannya jadi ikutan ngiller ni ak :D
hahaha
btw saya minta maaf ya gan, mungkin saya nanti akan berhenti blogwalking, dikarenakan jadwal yang sangat padat semenjak berakhirnya liburan. jadi saya minta maaf ya atas berhenti blog walking nya :)
Insya Allah sesekali nanti melakukan silaturrahmi ^^
jadi agan nanti gak perlu repot2 juga blog walking ke blog saya yaa.. :)
woh, gitu ya Nasu Palekko bener-bener menggoda, dari segi look mirip rendang ye, tapi pedes ..
muantap dah :D
eh..
asoy dah, mbak"nya pake dipoto segala sob.. hihi
Denger ceritanya sudah ngiler mas :). Kapan ya saya bisa sampai kesana ?
Salam kenal mas dari Jogja. :D
aduh,,,langsung laper perutku
hmmmmmmmmmm enaknya benar2 menggoda :)
Spertinya kalau masakan di Sulawesi itu banyak yg berasa pedas ya Bang? Tentunya ini sesuai dengan selera saya bangetttt...membaca uraian tentang nasu palekko, jadi laperr...#kirimin yaaaa
bikin ngiler aja... saya orang bugis malah gak pernah makan nasu palekko.. hehehe.. :D
lezat sekali liat fotonya
menu dan bumbunya menggoda untuk dicoba.. thanks sharenya bang
sore2 gini jadi tambah laper :D
Wah....mantap lezat sekali, Buras dengan pasanganya em.mmmmm....
berarti sama dengan ditampat saya nih "Palu" ini menjadi makanan favorit, juga menjadi makanan untuk lebaran ya...Burasa namanya.
nih....dia makanan favorit. Burasa dengan penja+Sambal mantaf.... jadi ingat warungnya daeng nih....
yang paling bikin penasaran adalah minyaknya berasal dari bebek itu sendiri...wah seru dan boleh dicoba nih resep nasu palekko apalagi bisa bikin merah telinga dengan pedasnya :)
thanks gan dapat pelajaran baru :))
Jadi ngiler nich om.kirimin dong.kalo bikinnya belom ahli.:)
mau nyoba juga akh Nasu Palekko nya
mksh sob dah berbagi resep nya
nanti nyobain masak sendiri hehe
sy gak tau nih, bukan orang sana soalnya hehe :)
mantap nih kulinernya, kapan2 nyoba masak sendiri
makasih ya info kulinernya
juara banget ni masakannya. saya kenalin menu ini ke istri saya dan ibu saya nanti. siapa tau mereka tergerak hatinya untuk masakin buat saya, hehe
nonjok pedasnya... :) hati-hati yang pencernaannya rawan diare. :ehehe
best regard,
boomberita.blogspot.com
setahun kos bareng dengan orang makasar, cuma bisa bilang selamat "manre"...bener ngga bang?hehee..
aduh masalan itu emang pedasnya minta ampun.
oy bukan cuma bebek aja yg bisa dibuat.aku paling suka kalau pakai ayam karena gak sepedas rasa bebek.
gimana rasanya yah....
kok samapi menggoda iman...
sy pernah mendengar namax tp gk pernah mencoba.., kayakx di Makassr gk ada yg menjual..... *smile
ga bisa ngebayanginnya
denger kata pedas saja sudah pengen minta ampun dije...
Dengar daging cincang aku mulai tertarik, empuk, maklum gigi mulai ompong (jangan bilang siapa2 ya).
Pingin nyobain resepnya.
Oh ya bener nian gak mas resepnya ??, kayak jago masak aja.... hhe
mantap sobat
wahh, semuanya nampak enak2 belaka
Salut deh buat bang Hari selain jago ngerantai kata..ternyata jago jg dlm membuat resep masakan..kapan2 ta suruh coba istri ku.. Buat masakan ini bang..hehe :)
wih, mkanan pedas adl menu yg kusuka gan... sip dah pokokna
Maunya pesan beberapa porsi gan untuk mengisi perut yang sudah laper..nih!
dilihat dari bentuknya mank kayaknya menggoda imam bgt ya sobat, jadi laper nich :)
kunjungan silaturahmi sob...
hee... itu makanan jadibuat ngiler...
waalaikumsalam wr.wb
Wahh enak tuh mas kyanya ..
Bagi donkk :D
Sama kayak rica-rica bebek di jawa kan sob?
makan dengan buras, emang paling top sobb...
Jadi ngiler saya..hahaha
bolehlah saya kopi dulu resepnya, biar jadi PR 'orang rumah' utk belajar masakan khas Bugis ya kang...terima kasih share resep'y...
asli ngiler liat nya mas!!! soalnya aku doyan banget makan bebek :D
Bila berkunjung ke suatu tempat atau daerah rasanya tidak lengkap bila belum mencicipi masakan khas setempat. Indonesia yang terdiri dari beribu pulau dengan suku dan budaya yang beragam memiliki keunikan yang 'luar biasa' termasuk didalamnya makanan atau masakan yang khas. Tentu pengalaman yang amat berkesan dan tidak terlupakan bila kita dapat menikmatinya. Nasu Palekko masakan khas Bugis ini patut untuk dicoba ketika kita berkesempatan berkunjung kesana. Nasu Palekko pedasnya menggoda iman. Salam sukses buat Admin 'BlogS of Hariyanto'.
Kalau bahannya dari bebek saya suka tuh Bang
nice post...
kunjungan perdana Saya
silahkan mampir ke blog saya dan tinggalkan komentarnya ya :-D
wah pasti pemilik blognya pinter masak juga neh hehe
buras kalau di Banjar dicocol ama sambel kacang om.. nasu palekko, kalo aja ada di sini >.< pgn ngrasain
wew. khas dari cabenya... yg bikin pedezzz
Nambah pengetahuan saya tentang kuliner nusantara, Bugis tepatnya. Terima kasih Pak Hari..Ngomong2 Nasu Palleko kelihatannya gak cuma daging bebek ya, karena penamaannya berdasarkan tempat dan cara memasak, bukan bahan yang dimasak seperti daging bebek itu?
Wah jadi laper ne ngeliat hidangan nasu palekko,
kek na enak neh,, pedas22, aku suka yang pedas.
Mmm.. menggugah selara ne, dengan danging bebek dan bumbu na yang pedas.. bikin ngilerrr euy..!!
jadi kepengen makan na hehehh :D
jadi tau tu rahasianya sob...manteb
Waw menu santapnya lumayan mantab banget tuh, jadi laper pas waktu liatnya..
wah mau dong masakan bugis, hmmm kapan bisa nyoba ye :)
bikin lapar aja nih, baca daerah Sidrap jadi teringat sebuah buku Lontera Rindu.
wah bener, dari sini saja sudah keliatan enaknya, jadi pengin menicipi hehe...sayang disini ga ada
Hari yang baik untuk sisi ini dari dunia... thanks for stopping by~_
Masakan bebek pedas ini kesukaan suami saya!
Numpang Copy resepnya ya Pak? moga2 bisa dipraktekan di rumah dan suami terkagum2 dengan hasilnya! :D
di tempatku ga banyak yg jual bebek goreng/bakar
makanya harganya dua kali harga ayam goreng
wih kayaknya benar benar maknyos neh.. jadi kepengen makan
membuat kepengen
tambah bagus dengan ditambah resepnya.
Thanks for share
kunjungan
Haduh, udah kebayang deh Bang cita rasa Nasu Palekko itu seperti apa, pasti berselera banget. Tapi sayang, saya berada di Jawa Barat jadi belum ada rencana kesana :).
BTW, Cindolo itu semacam apa ya bang hehe...(KEPO)
Absen saja om :D
wah kalo ini makanan ane kalo gabung sm anak2 bugis..whaha
wahh bisa melepas langsung endorphine yg ada di otak tuh mas :) keren!!
Kalo melihat gmbrnya sih emang menggoda iman bgt sob, rasanya pengen langsung menyantapnya.
Pedasnya pasti kaya setan tuh. Hehe.
top markotop bang,mau mau mauu....ga nahan nih.
Kalo bebeknya di ganti ayam bisa gak ya bang?
wah bapak sudah merasakan Palekko sidrap wih memang pedas pak dan mengenai gadis penunggunya memang begitulah tugasnya
Liat gambarnya aja udah ngiler pengen nyoba. Hehehe
wohoo jadi pengen. tapi sayang jauh dari jogja :|
alamak.. nyamannya.. rasanya tahun ni raya
ada juga cuba buat nasi lontong bungkus daun pisang
tradisional orang Brunei..
wah ada resepnya sekalian ya bang, sedap dah. makasih nie, di coba coba dulu bahanya ada ga ya? soalnya cuma hobi makan. ga suka masaak
sambalnya itu bang yang bikin kepengin :D
Lihat screenshootnya, memang terasa menggoda iman dan menambah nafsu makan..apalgi daging bebeknya dengan bumbu khusus..uhmm..yummy...nice share
wag, enak banget tuh kyknya :D
Mkanan" makassar ini bang ane ingat ...
justru itu yang menarik gan, sedap dan pedas. asik.. hehehhe
ohhohoho jadi penasaran kayak apa rasanya, kapan kapan kalau saya datang kesitu akan saya coba deh tapi kapan yah :D, salam kenal om hari :)
mampir lagi bang mau merasakan masakannya.. hehehe.. :D
Hadir kembali..kmrn lupa nyatat resep masakanya :)
Hadir kembali..kmrn lupa nyatat resep masakanya :)
. . kayaknya enak nich. bagi^ donk. he..86x . .
nampak gayanya memang tak boleh makan saya ni. sebab pedas.hehe
Mampirrr lg ni
artikel mas ngena banget,, suasana tempatnya dapat.. saya suka dengan tulisan mas :)
anyway, makanan nya pedas ya mas
tuh enak bgt kyknya om,, :D sayangnya ane gak suka bebek,, hehehe
minyak goreng yang berasal dari lemak kulit bebek itu yang membuat penasaran/ hehe pasti rasanya mak nyuuuuus ya. hehe. jadi lapar ne
benar-benar menggoda iman, baru baca aja sdah bikin ngiler...
nyobain resepnya bang, mantep bnget
asik ni ada makanan hehehehe
resepnya dicoba ah,,
makasih sob sudah berbagi
makanan pedas tanpa minyak tambahan, saya ijin menyalin resepnya :D
Mampir lagi bang.
Wah pati Owenak tenan nih...
Jarang ya aku ketemu makanan yang seperti ini
yaelah,,pagi2 mampir dah disuguhi masakan dan resep yg berbau bebek nih, mantaaaap. :D
Wah boleh juga tuh mas masakan kulinernya, mo coba buat tapi sayang lumayan susah nyari daging bebek disini, kudu muter2 keliling dulu xD
Ini mirip masakan rica-rica kalo di tempat saya pak :P
sorry..KY tak tahu makanan apa tu, sedap ekkk
Ninggalin jejak lagi om
bacanya aja udah bikin lidah berdecak, membayangkan pedasnya itu loh, nyummyyy, di makassar ada gak ya pak...
Hadir lagi bang :D
Saya belum pernah makan , nanti saya untuk coba istri saya buat mencoba nyari bahan-bahan yang mas hariayanto tulis, moga bisa buat nasu palekko
alhamdulillah dapat resepnya, Insya Allah di coba ah :D | mmmmm kok gk ada update'anb terbaru ya??? >.<
ditunggu mampir baliknya!!! :)
hadir lagi menyapa sobat..
Selamat petang.. :)
yang berbau bebek ini sangat laris di dunia kuliner.
Nama makanan daerahnya baru aku tahu, namun dari penjelasan yang ada aku bisa menerka seperti apa makanan tersebut.
Pastinya sangat lezat gan untuk disantap
Untuk yang pedas2 menyerah deh, meski bukan menolak makanan pedas tetapi lain di bibir lain pula di perut he... he...
ingint merasakannya, kayaknya enak banget, kapan2 kesana tak coba cari palekko ini
wow enak banget keliatanya gan, bagi donk wkwkkwkwk :D
nice blog gan,, :)
Salam...
Saya termasuk org yg suka makanan pedas, Pak....
Hhhehe
wah bisa dicoba iniii :D
edd lengkap n mantab.. #bebemengalir
salam.
Datang lagi, setelah lama tak bersua, habis ngurusin blog yang satu lagi. Nasu palekko, baru di sebut namanya, saya sudah ngiler, soalnya sering masak gituan di kampung. kayaknya kalau di makassar g ada yang jual masakan seperti itu...
salam.
beuhhhhhhh,, jd ngiler pngen nyicip neh kang